REVIEW: MUNO FOLK SCENTED CANDLES

May 24, 2020

Banyaknya aktivitas di kamar, membuat saya ingat ada satu hadiah kecil berupa lilin aromaterapi dari buddy ACICIS sebagai oleh-oleh dari Australia. Shout out to Deena, even though I know there is no way for her to read my blog. 

Ini lilin aromaterapi pertama saya. Terlihat remeh, tapi saya memang sebegitu antuasiasnya saat membakar sumbu untuk pertama kali. Aroma wangi dari lilin memenuhi kamar, pendingin ruangan membuat wanginya makin menyebar, dan saya yang senang di depan laptop sambil mengerjakan tugas. Senang karena aroma dari lilin aromaterapi, bukan karena tugas.

Jadi, keesokan harinya dengan impulsif saya mencari lilin aromaterapi di salah satu online marketplace. Agak sedih awalnya melihat harga beberapa lilin aromaterapi itu begitu mahal. Namun, saya tak menyerah. 

Untuk kali ini kerja keras saya terbayar. Setelah scroll beberapa kali saya menemukan Muno Folk Scented Candles. Awalnya saya agak sanksi, karena berdasarkan cerita dari teman, beberapa lilin aromaterapi aromanya tidak keluar ketika dinyalakan. Tapi, karena ada promo gratis ongkir dan harganya yang relatif murah, saya pun akhirnya memutuskan untuk mencoba membeli.

Saya nggak tahu bagaimana sebenarnya mengulas lilin aromaterapi. Apa yang perlu diperhatikan? Apa yang membuat lilin aromaterapi itu bagus atau jelek? Yang jelas, lilin aromaterapi dari Muno Folk Scented Candles ini wanginya sangat keluar dan mengisi ruangan tiga kali empat yang menjadi kamar saya. Tanpa bantuan pendingin ruangan dengan pintu tertutup, wanginya sudah dapat tercium. Jika pendingin ruangan dinyalakan, wanginya benar-benar memenuhi kamar.

Ada tiga varian yang saya beli: Sandalwood, Lavender, dan Aqua Fresh. Dari ketiganya saya kurang suka dengan yang lavender. Bukan karena aromanya tidak enak, tapi karena aroma lavender sudah sering kali saya cium. Tidak ada bedanya dengan sabun mandi yang saya gunakan, bahkan Freshcare saya pun aromanya lavender. Personally, saya mencari aroma yang belum pernah saya cium, atau jarang saya temukan di produk sabun mandi atau semacamnya. Sandalwood serta Aqua Fresh menjadi favorit saya. 

Saya suka aroma yang feminin, lembut, powdery, dan menyegarkan. Aroma Aqua Fresh menurut saya cocok dengan deskripsi tersebut. Sedangkan Sandalwood punya aroma kayu yang earthy, agak sedikit manis, tapi tetap segar. Aroma Sandalwood mengingatkan saya pada suasana spa di Bali. Menenangkan, bikin relaks, dan menyatu dengan alam.

Menurut saya untuk coba-coba, lilin aromaterapi dari Muno Folk Scented Candles ini sangat pas. Harganya relatif murah--apalagi jika ada promo ongkir, ukurannya juga pas, dan aromanya benar-benar keluar. Setelah ini saya mau coba aroma lain yang disediakan Muno Folk dan tentu saja membeli satu ukuran besar untuk aroma Sandalwood.

You Might Also Like

0 COMMENTS