BUY MY BOOKS

CLICK TO BUY
Judul: One Meaning, Thousand Ways, I Love You
Penerbit: Bentang Belia
Tahun Terbit: 2012
Sinopsis: 

Mendapat beasiswa di Amerika adalah impian Ramya. Dan akhirnya, ia mendapat kesempatan untuk bersekolah di Missouri, Negara bagian kecil di Amerika Utara. Ramya mengalami culture shock dan merasa tidak nyaman akibat lingkungan barunya. Dia punya hidup impian setiap remaja di Indonesia, terkenal, banyak uang, teman-teman sosialita, tapi di Amerika, siapa yang kenal dia?

Saat menghadiri kelas pertamnya, Ramya berkenalan dengan Christofer Grenier, seorang dosen sekaligus vokalis The Shout, sebuah band yang sudah lumayan terkenal di Amerika. Mereka akhirnya menjalin hubungan setelah Christofer ditinggalkan oleh tunangannya yang menikah dengan temannya sendiri.

Awalnya, Chris hanya menganggap Ramya pelarian, tapi suatu hari ia menyadari kalau Ramya tidak diberikan untuknya hanya sebagai teman. Setelah pertengkaran akibat sikap linglung Chris dalam mengambil keputusan, Ramya merasa kalau Chris kini mulai mencoba meraihnya sebagai perempuan yang ia sayangi. Tapi saat waktu itu tiba, Ramya dikejutkan oleh hadirnya orang dari masa lalunya.

Disini Ramya bimbang. Haruskah ia bertahan untuk menyayangi Chris atau meraih impiannya semasa SMA dulu?



CLICK TO BUY
Judul: #CrazyLove Move On
Penerbit: Bentang Belia
Tahun Terbit: 2013
Sinopsis:

When someone leaves, it’s because someone else is about to arrive – Paulo Coelho.

Melupakan menjadi satu-satunya jalan ketika ingatan terjebak dalam kenangan. Melupakan bukan tugas sang waktu, melainkan tugasmu. Karena kenangan selalu ada di tempatnya, menunggumu menemuinya, untuk kemudian memaafkannya.

Buku dalam genggamanmu ini dipersembahkan untuk kamu yang tak kunjung bisa berdamai dengan masa lalu. Kamu yang tak mau membuka pintu untuk seseorang lain yang coba mengetuk hatimu.

Percayalah … ketika satu pintu tertutup, akan ada pintu lain yang terbuka.



CLICK TO BUY
Judul: #CrazyLove PHP
Penerbit: Bentang Belia
Tahun Terbit: 2015
Sinopsis:

Gejala Korban PHP:
  • Bibir kram karena nggak bisa berhenti senyum saat dipanggil “sayang”
  • Perut mulas kalau kirim pesan ke dia nggak dibalas-balas
  • Mendadak sesak napas kalau lihat dia jalan sama cewek atau cowok lain
  • Mulai berhalusinasi tentang pertanyaan “kapan kamu nembak aku?”
  • Banjir air mata dan keringat dingin begitu dengar kabar kalau dia udah jadian dengan orang lain
Apa kamu pernah ngalamin gejala di atas? Mungkin kamu lelah. Jadi korban PHP mungkin nggak enak. Ren, Kisa, Niar, dan Karma sudah membuktikan sendiri cerita PHP mereka. Jatuh bangun mengejar harapan yang ternyata menjatuhkan. Sudah berkorban macam-macam, tapi imbalannya nggak sesuai angan-angan. 
Apa benar semua kisah PHP selalu berakhir tragis?



CLICK TO BUY
Judul: 00.00
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2016
Sinopsis:

“You realize that you’re always leaving me by this time? The first time we met, the second time, now.”

“I’m such a Cinderella,” kataku singkat menanggapi kalimatnya itu.

“Maybe. But I’m not a stupid prince.”

“Why the prince is stupid?”

“Well, he told Cinderella that he’s in love with her, but he forgets how she looks and has to put a shoe on every girl in the kingdom.” Sangat masuk akal. Tapi, sayangnya aku tidak sepintar itu untuk menyadarinya.

“If I fall in love with a girl I’ll never forget how she looks. And I know exactly where to find her.”

***

Charvi Adipramana tidak menyangka bahwa pertemuannya dengan Nicolas Moreau—seorang ekspatriat Perancis yang tinggal di Jakarta— mengantarkannya pada ide kencan satu hari penuh. Charvi bertemu Nic tepat satu hari sebelum ia terbang ke Paris untuk mengejar mimpi. Hari itu untuk kali pertama ia mengaku jatuh cinta kepada laki-laki yang baru saja ia kenal—suatu hal yang tak pernah ia lakukan sebelumnya.


Berpegang pada rasa saling percaya, Charvi dan Nic berjanji untuk bertemu lagi satu tahun kemudian di tempat yang sama. Namun, satu tahun adalah waktu yang lama. Satu tahun bisa mengubah apa saja, termasuk cinta. Masihkah Charvi menjaga perasaannya untuk Nic setelah keduanya terpisah jarak dan waktu yang terbentang antara Perancis-Jakarta?




No comments:

Post a Comment