DAILY HAIR CARE & MAKE UP

So, this is my first time to review my must-have-items. Tadinya saya menganggap itu nggak terlalu penting, sih, tapi kemudian saya sadar kalau saya punya proyek LUIMI yang membutuhkan keterampilan menulis review seperti ini. Well, at least I'm trying, walaupun nanti hasilnya amatiran, maafkeun, ya.



Pertama saya akan share alat-alat perang untuk melumpuhkan si rambut kering yang makin kering karena diwarnai ini. November yang lalu saya mengganti warna rambut jadi cokelat kepirangan, it turns that I really love my new hair color, so I will do recoloring when the black hair dominated my hair again. Masalahnya adalah, kalau saya memutuskan akan mewarnai rambut seterusnya, rambut yang sudah kering dan mengembang ini makin kering dan mengembang. Solusi pertama saya adalah setiap habis keramas blow rambut atau catokan. But I'm really not that type of person yang benar-benar bisa setiap hari melakukan hal-hal ribet itu, dan berakhirlah rambut saya ini terus-terusan diikat kalau pergi. Hasilnya rambut saya rontok, apalagi waktu keramas.

Dan suatu hari, ketika saya udah give up dan memutuskan untuk browsing bagaimana rambut yang dicatok bisa bertahan at least dalam satu hari, saya nyalon dengan dua teman saya di Larissa. Larissa itu aesthetic center yang ada di beberapa kota, termasuk Jogja, sebelas dua belas sama Natasha, cuma Larissa cabangnya emang nggak sebanyak Natasha dan Larissa lebih affordable, cocok sama kantong anak kuliahan yang uang bulanannya mepet-mepet ini. Waktu itu saya ambil perawatan masker rambut, karena rambut saya kering. Selesai masker, saya merasa rambut saya lembut banget. Belum pernah selembut itu walaupun saya selesai creambath di salon. Akhirnya, saya tanya sama mbak yang masker rambut saya, apa yang diberikan sebelum rambut saya di blow dry. Si Mbak kemudian memperlihatkan sebotol serum dengan packaging sederhana pada saya, dan tanpa pikir panjang saya akhirnya membeli itu untuk coba di rumah.


Jujur, sebenarnya saya lumayan beruntung karena rambut dan kulit saya bukan termasuk yang sensitif. Kalau misalnya sebuah produk nggak cocok dengan saya, pengaruhnya nggak begitu kelihatan, makanya saya orang yang nggak terlalu takut untuk coba-coba produk baru.

Hair Treatment Serum ini bukan untuk rambut kering sebenarnya, tapi ketika saya pakai, rambut saya bereaksi sempurna, sehingga rambut jadinya lebih halus. Lebih mudah diatur. Jadi sekarang saya setiap habis keramas punya ritual kecil, yaitu pakai hair tonic--nanti saya bakal review juga--di kulit kepala dan hair serum di batang rambutnya. Hasilnya, saya nggak perlu catok untuk menjinakkan rambut saya setiap harinya. Rambut saya jadi halus--lebih halus malah kalau dibandingkan dengan rambut saya sebelum diwarnai--dan nggak perlu ikat-ikat rambut lagi setiap harinya.

Jauh sebelum saya mengenal produk hair serum itu, saya sudah kenal dengan hair tonic yang saya beli di counter Larissa yang ada di Galeria Mall.


Spa Hair Tonic Collagen ini khusus untuk rambut kering dan rusak. Bisa dilihat di kemasannya. Saya udah pakai ini bahkan ketika saya masih SMA dan rambut saya masih hitam. Tapi yang ada saya malah merasa rambut saya nggak terlalu banyak berubah. Masih kering, masih susah diatur, apalagi waktu diwarnai, rambut saya kalau pakai ini jadinya makin kering. Ya sudah saya anggurkan ini di rumah, nggak saya pakai lagi.
Tapi setelah punya hair serum itu saya jadi coba pakai ini lagi. Dan hasilnya rambut saya rontoknya nggak begitu parah dan makin halus dibandingkan hanya pakai hair serum saja. 

Dua produk tadi sangat cocok dengan rambut saya yang butuh perhatian ekstra karena kering ini. Dan harganya, jauh dari kata mahal. Untuk beli dua produk ini saya cuma harus mengeluarkan uang nggak lebih dari Rp 80.000. Murah banget, kan? Selain bisa beli di counter Larissa di Galeria Mall, produk ini juga bisa dibeli online. Ketik aja Larissa di search engine, website Larissa ada di kolom ketiga kalau nggak salah.
Well, tadinya saya udah ngumpulin duit buat beli serum Kerastase ratusan ribu yang konon katanya bisa melembutkan rambut yang kering, tapi ternyata ada produk yang jauh lebih murah dan bermanfaat untuk rambut kering saya.

How awesome is that.

Selanjutnya sebagai orang yang seharusnya membaca Makeup for Dummies--ada nggak, ya?--saya mau bagi pengalaman saya pakai dua produk ini.

Maybelline HyperSharp Liner


Satu hal tentang liquid eyeliner ini: WATERPROOF
Saya sudah membuktikannya bahkan setelah hujan lebat menerpa saya yang naik motor, saya yang tadinya sudah ketawa-ketiwi sendiri di jalan karena mengira saya sudah seperti hantu dengan eyeliner yang kemana-kemana, tahunya ketika sampai rumah, jeng jeng, mata saya masih cantik dengan eyeliner, hehe. Eyeliner ini sama sekali nggak luntur. SEDIKITPUN nggak luntur. Suka banget deh saya sama eyeliner ini. Mengerti saya yang gampang berkeringat dan kulit kelopak mata saya yang berminyak.
Selain itu, untuk dummy seperti saya yang pakai eyeliner masih suka melenceng ini, cara aplikasinya mudah banget karena bentuknya seperti spidol. Cuma untuk bisa benar-benar tebal memang perlu dua-tiga kali pengaplikasian. Nggak bisa hanya sekali.

Produk kedua adalah Maybelline The Falsies Volum' Express Waterproof Mascara


Selain waterproof  beneran, saya suka maskara ini karena lumayan gampang dibersihkan walaupun pakainya tiga lapis. Dan karena saya lebih suka make up yang natural, maskara ini pas banget karena hasil akhirnya panjang dan lebat natural.

Empat produk tadi jauh dari kata mahal--saya bisa beli langsung setelah habis itu patokan saya nggak mahal. Dan tentunya punya keunggulan yang bikin saya bakal membeli terus. Well, just so you know, ini berdasar pengalaman pribadi, ya. Produk-produk yang berhasil di saya belum tentu berhasil di orang lain dan karena saya juga nggak di endorse dari salah satu produk ini, saya juga nggak menyarankan untuk beli langsung, coba langsung. Ini cuma testimoni saya aja, kalau kalian sudah punya produk yang pas ya teruskan aja. Tapi kalau mau yang coba-coba produk, mungkin postingan ini bisa membantu.

Thank you sudah membaca review saya ini, ya.

-AK-

4 comments:

  1. Foto hair serumnya apik li, bisa blur semua blakangnya, raw atau kamu edit lagi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku edit lagi nis di snapseed, yang raw yang di video di instagram

      Delete
  2. Hair treatment di Larissa kena berapa ya Ardel? Hehe

    ReplyDelete
  3. Kak kalo memakai keduanya serum dan hair tonic. Cara pakainya gimana ya? Pakai serum dulu ato hair tonic dulu.makasih

    ReplyDelete